Cinta, cinta,,, ada yg bilang cinta itu kaya jelangkung, datang tak dijemput, pulang tak diantar, bisa datang dan pergi kapan aja, walaupun uda djamu sedemikian rupa, uda dirawat sebaik2nya, tetep aja, kadang cinta itu buta ga bs ngeliat kebaikan yg ada, dan akhirnya pergi meninggalkan luka.
Kadang suka ga habis pikir sama mereka yg uda nerima cinta yg sangat besar dr kekasihnya, tp tetep nyari cinta yg lain diluar sana... Punya pacar uda ganteng/cantik, baik, perhatian, royal, pinter, sabar, apa coba yg mst dtambah lagi?
Ini salah cinta atau keserakahan manusia yg ingin sebuah kesempurnaan yg hanya ada di dunia khayal? Lha wong manusia kan ga ada yg sempurna.. Bukankah cinta itu mengajarkan kita untuk menerima kekurangan pasangan? Cinta itu pengertian, murah hati? Mengajarkan kita untuk bersabar, berkorban, cinta itu tidak egois dan menuntut, mengajarkan untuk tidak somboong? Kalau cinta berbentuk seperti itu semua, kenapa cinta bs hilang? Bukankah itu merupakan suatu karakter yg ada di dalam diri kita yg akan melekat sepanjang hidup kita? Kalau dilihat dari sifat cinta itu, saya bisa bilang, bukan cinta yang menghilang, tapi manusia yg mengusir cinta itu sendiri daripada mereka,,, mengusir dengan keserakahan, kesombongan, tuntutan, dan egoisme mereka...
Jadi cinta itu bukan jelangkung, karena dia datang dengan undangan dan pergi karena diusir,,,